Menjelang akhir tahun, aktivitas bisnis biasanya meningkat drastis—baik untuk brand owner, UMKM, maupun UKM. Lonjakan permintaan, banyaknya event promo, dan persiapan menyambut tahun yang baru membuat pelaku usaha harus lebih sigap dalam merumuskan strategi produksi dan pemasaran. Salah satu elemen penting yang menjadi fokus utama adalah pengadaan kemasan produk.
Selain pelindung fisik barang, kemasan juga menjadi identitas visual brand, media promosi, dan faktor penting yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Karena itu, menjelang akhir tahun, banyak brand mulai mengevaluasi ulang dan menyesuaikan kemasan mereka untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin meningkat.
Lalu, apa saja yang biasanya dilakukan brand owner, UMKM, dan UKM menjelang akhir tahun saat mengurus pengadaan kemasan produk? Berikut pembahasan lengkapnya.
1. Evaluasi Kemasan Produk yang Digunakan Sepanjang Tahun
Akhir tahun adalah momen terbaik untuk mengevaluasi performa kemasan produk:
- Apakah kemasan saat ini cukup menarik secara visual?
- Apakah kualitas kemasan mampu menjaga produk tetap aman?
- Apakah desain dan material sudah sesuai dengan identitas brand?
- Apakah kemasan sudah ramah biaya dan efisien untuk produksi?
- Apakah pelanggan memberikan feedback terkait kemasan?
Brand owner biasanya mengumpulkan data dari penjualan, ulasan pelanggan, hingga feedback reseller untuk memastikan kemasan tahun depan lebih optimal.
2. Menyiapkan Kemasan Baru untuk Promo Akhir Tahun & Liburan
Akhir tahun adalah musimnya:
- Promo besar-besaran
- Seasonal sale
- Bundling package
- Produk edisi khusus
- Event Natal dan Tahun Baru
Kemasan khusus untuk event ini menjadi kunci keberhasilan penjualan. Banyak UMKM memilih:
- Kemasan gift set
- Kemasan edisi holiday
- Paper bag premium
- Box custom festive
- Kotak hampers akhir tahun
Kemasan bertema spesial membantu meningkatkan nilai jual dan menarik perhatian konsumen saat peak season belanja akhir tahun.
3. Mengajukan Pengadaan Kemasan dalam Jumlah Lebih Besar (Stocking)
Menjelang akhir tahun, penjualan meningkat hingga 2–5 kali lipat karena momen:
- Natal
- Tahun Baru
- Musim liburan
- Banyaknya pesanan hampers
- Peningkatan belanja online
Untuk menghindari kehabisan kemasan, brand owner biasanya melakukan:
- Pengadaan kemasan dalam jumlah besar
- Menambah stok safety packaging
- Pemesanan kemasan dengan sistem pre-order
Hal ini penting karena vendor kemasan juga memasuki masa peak order.
4. Melakukan Rebranding untuk Menyambut Tahun Baru
Banyak UMKM memanfaatkan akhir tahun untuk:
- Memperbarui logo
- Memperbarui warna brand
- Mengganti desain kemasan
- Merapikan identitas visual
- Meluncurkan kemasan baru menyambut tahun depan
Rebranding kemasan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan memberi kesan profesional.
5. Menyesuaikan Desain Kemasan untuk Penjualan Online
Penjualan online meningkat pesat di akhir tahun. Karena itu, kemasan harus:
- Lebih aman
- Lebih kuat
- Tahan guncangan
- Mudah dikirim
- Tidak meningkatkan ongkir berlebihan
Brand owner sering mengganti material kemasan untuk memastikan barang aman saat dikirim ke berbagai kota.
6. Mempersiapkan Kemasan untuk Produk Hampers & Gift Set
Banyak UMKM membuat paket hampers akhir tahun yang berisi:
- Snack
- Skincare
- Lilin aromaterapi
- Minuman
- Produk handmade
- Kombinasi beberapa produk sekaligus
Karena itu, kemasan hampers harus:
- Kokoh
- Premium
- Muat banyak barang
- Menarik sebagai hadiah
- Bisa dikustomisasi
Box Induk seperti rigid box, magnetic box, dan paper bag custom sangat diminati untuk hampers akhir tahun.
7. Mengatur Timeline Pemesanan Kemasan agar Tidak Overload
Akhir tahun adalah periode paling sibuk untuk vendor packaging. Banyak brand owner tidak menyadari bahwa:
- Produksi kemasan butuh waktu
- Pencetakan massal bisa memakan durasi lebih lama
- Antrian vendor meningkat
- Pengiriman logistik lebih padat
UMKM yang terencana biasanya memesan kemasan mulai Oktober–November agar aman dan tidak tergesa-gesa.
8. Menghitung Kembali Budget Kemasan untuk Tahun Baru
Akhir tahun juga menjadi waktu bagi UMKM untuk:
- Menghitung biaya packaging
- Membandingkan harga vendor
- Menentukan budget kemasan tahun depan
- Memilih material yang lebih efisien
- Mengoptimalkan harga jual mengikuti biaya packaging
Kemasan adalah investasi. Brand owner yang cerdas akan menyeimbangkan kualitas dan biaya.
9. Mencari Vendor Kemasan yang Lebih Profesional & Konsisten
Menjelang akhir tahun, banyak brand mencari vendor baru karena:
- Vendor lama overload
- Desain kurang variatif
- Kualitas tidak stabil
- Harga tidak kompetitif
- Tidak bisa pengerjaan cepat
Box Ide sering menjadi pilihan UMKM karena:
- Kualitas konsisten
- Banyak opsi material
- Layanan full custom
- Kapasitas produksi besar
- Waktu pengerjaan jelas
- Tim desain responsif
10. Upgrade Kemasan agar Produk Lebih Kompetitif di Tahun Depan
Akhir tahun adalah waktu refleksi. UMKM perlu melihat:
- Tren kemasan terbaru
- Kebutuhan pasar
- Kemasan kompetitor
- Permintaan konsumen
Banyak brand mengganti kemasan agar lebih:
- Modern
- Premium
- Ramah lingkungan
- Instagramable
- Cocok untuk marketplace
- Cocok untuk hampers
Kemasan yang tepat dapat meningkatkan nilai jual dan daya tarik produk.
Menjelang akhir tahun, brand owner, UMKM, dan UKM memiliki banyak agenda penting terkait pengadaan kemasan. Mulai dari evaluasi, penambahan stok, desain ulang, hingga menyiapkan kemasan khusus untuk promo akhir tahun dan hampers. Dengan perencanaan yang baik dan memilih vendor yang tepat, kemasan dapat menjadi aset penting dalam meningkatkan penjualan serta memperkuat identitas brand.
Ingin kemasan produk Anda terlihat lebih profesional, premium, dan siap bersaing di akhir tahun?
Box Ide hadir dengan layanan custom packaging untuk UMKM & brand owner. Klik banner berikut untuk terhubung dengan CS kami!





